, Singapore
1862 views
Photo by Vlad Deep via Pexels

Singapura targetkan pertumbuhan asuransi captive

Perusahaan berskala lebih kecil berpotensi mendapatkan cara mengelola risiko dengan biaya lebih rendah.

Struktur asuransi yang diusulkan Singapura dinilai dapat mempermudah dan menekan biaya pembentukan asuransi captive serta insurance-linked securities, dengan menurunkan biaya dan mengurangi beban administrasi, menurut para analis.

George Ong, regional director Aon Insurance Managers (Singapore) Pte Ltd., mengatakan proposal ini berpotensi membuat asuransi captive lebih mudah diakses dengan menurunkan biaya awal serta memberikan alternatif bagi perusahaan selain membentuk asuransi captive mandiri.

Ia menyebut permintaan berpotensi datang dari perusahaan skala menengah yang mencari cara mengelola risiko dengan biaya lebih rendah, organisasi besar yang mengambil pendekatan bertahap dalam kepemilikan captive, serta perusahaan yang tengah menjajaki insurance-linked securities.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) tengah melakukan konsultasi terkait kerangka protected cell company yang memungkinkan beberapa program asuransi beroperasi di bawah satu entitas hukum, namun tetap memisahkan aset dan liabilitas masing-masing program.

Regulator tersebut menyatakan kerangka ini akan mendukung asuransi captive—perusahaan asuransi yang dibentuk oleh bisnis untuk menanggung risiko mereka sendiri—serta insurance-linked securities, yang memungkinkan perusahaan asuransi mengalihkan risiko asuransi kepada investor.

MAS menyatakan perusahaan saat ini memerlukan entitas hukum terpisah untuk setiap program asuransi, sehingga menambah biaya dan beban administrasi.

"Masih terlalu dini untuk mengukur potensi pertumbuhan pasar alternative risk transfer di Singapura, karena hasilnya akan bergantung pada kerangka final dan tingkat adopsi pasar," kata Ong kepada Singapore Business Review dalam balasan tertulis melalui email.

Sean Welsch, Asia captive consulting leader Marsh Asia Pte. Ltd., mengatakan struktur serupa berkembang lebih cepat dibandingkan asuransi captive single-parent tradisional di pasar lain, karena membutuhkan modal awal lebih kecil, waktu pembentukan lebih singkat, dan biaya operasional lebih rendah.

Berdasarkan 89 asuransi captive berlisensi di Singapura, Welsch memperkirakan pasar ini berpotensi menambah 50 hingga 90 cell dalam lima tahun pertama sejak kerangka ini diberlakukan.

Angka tersebut bisa meningkat hingga 150 cell apabila beberapa platform protected cell company diluncurkan lebih awal dan kerangka ini mendukung ragam penggunaan bisnis yang lebih luas, ujarnya.

Welsch mengatakan biaya yang lebih rendah dan struktur yang lebih sederhana dapat mendorong lebih banyak transaksi asuransi captive dan insurance-linked securities, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan, sponsor, dan investor.

Ong menambahkan kerangka ini juga dapat memberikan cara mengelola risiko yang lebih sederhana bagi perusahaan yang belum siap membentuk asuransi captive mandiri.

Keduanya sepakat bahwa keberhasilan kerangka ini sebaiknya diukur dari jumlah protected cell company dan cell yang terbentuk, pertumbuhan penerbitan asuransi captive dan insurance-linked securities, serta jumlah risiko dan modal yang dikelola melalui Singapura.

Mereka menyebut adopsi jangka panjang akan bergantung pada aturan final dan seberapa cepat perusahaan mengadopsi struktur ini.

Follow the link for more news on

Manulife Asia dorong AI untuk kejar pertumbuhan health dan wealth

Perusahaan asuransi asal Kanada ini menargetkan nilai lebih dari US$1 miliar dari AI pada 2027.

Bagaimana celah asuransi siber dapat membuat kerusakan pada pabrik

Penghentian produksi bisa lebih merugikan dibanding pencurian data bagi operator industri.

Bencana beruntun ungkap celah asuransi di Filipina

Hanya 10 dari 51 perusahaan asuransi nonlife yang tergabung dalam pool risiko bencana.

Asuransi Jepang lepas kepemilikan saham korporasi usai kasus pelanggaran

Kelompok-kelompok besar berencana memangkas saham strategis hingga nol dalam enam hingga tujuh tahun ke depan.

Asuransi Malaysia berlomba memperbaiki customer journey

Empati dan transparansi menjadi keunggulan kompetitif.

Singapura targetkan pertumbuhan asuransi captive

Perusahaan berskala lebih kecil berpotensi mendapatkan cara mengelola risiko dengan biaya lebih rendah.

CIMB gabungkan asuransi Takaful dan pinjaman untuk pembeli mobil pertama kali

Program ini mencakup pajak kendaraan, perlindungan kehilangan kendaraan, dan Takaful.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.