EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura
Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.
Industri asuransi Singapura kian memusatkan perhatian pada nasabah kalangan berada, namun Embed Financial Group Holdings Pte Ltd. (EFGH) justru menaruh harapan besar pada peluang pertumbuhan berikutnya: menjual asuransi sederhana dan berbiaya rendah kepada masyarakat luas melalui platform digital.
“Saat ini di Singapura, banyak perhatian tertuju pada segmen high-net-worth,” ujar Dennis Ng, Executive Director sekaligus Group CEO EFGH, kepada Insurance Asia. “Anda bisa saja mendarat di bandara yang megah, tapi jangan lupakan orang-orang yang menaikkan koper ke ban berjalan dan para petugas kebersihan.”
Ia mengatakan sebagian besar konsumen sebenarnya tidak membutuhkan polis asuransi besar, melainkan perlindungan sederhana yang bisa mereka beli dengan cepat saat dibutuhkan.
“Asuransi mikro memungkinkan orang kebanyakan membeli produk yang sangat sederhana,” ujarnya dalam panggilan video. “Anda tidak butuh cakupan tinggi, cukup yang simpel saat sedang bekerja.”
EFGH menjual asuransi embedded melalui platform digital di seluruh Asia dan sembilan pasar di Afrika, memungkinkan nasabah membeli asuransi di sela transaksi sehari-hari tanpa perlu mendatangi perusahaan asuransi atau agen.
Salah satu mitranya adalah SimpliGo, platform tiket digital yang dioperasikan oleh Land Transport Authority Singapura. Lewat aplikasi tersebut, penumpang yang menuju Bandara Changi bisa membeli asuransi perjalanan sebelum naik pesawat.
“Saat bepergian, Anda bisa naik kereta menuju Bandara Changi, dan dari situ, Anda bisa langsung membeli asuransi perjalanan dan siap berangkat,” ujar Ng. “Itulah jenis perjalanan sederhana yang kami bayangkan.”
Untuk memperkuat strategi tersebut, EFGH mengakuisisi HIVE, platform insurance-as-a-service milik Income Insurance, pada Juni lalu.
Ng mengatakan platform tersebut menawarkan tumpukan teknologi (tech stack) yang lebih matang dibanding solusi white-label yang dimiliki perusahaan sebelumnya, dan akan memungkinkan EFGH meluncurkan kemitraan asuransi baru dengan lebih cepat. “Ini juga jadi peluang untuk membawa platform tersebut tumbuh melampaui batas Singapura,” tambahnya.
Proses integrasi diperkirakan memakan waktu sekitar 100 hari sejak pengumuman akuisisi pada 18 Juni.
Di luar Singapura, EFGH tengah menjajaki pembicaraan dengan mitra asuransi di Vietnam, Filipina, dan Indonesia, sembari mengincar ekspansi ke Afrika, Eropa Tengah dan Timur, serta Asia Tengah.
Secara terpisah, EFGH tengah bersiap melantai di New York Stock Exchange melalui merger dengan special purpose acquisition company asal Delaware, WinVest Acquisition Corp., dalam kesepakatan yang menilai perusahaan gabungan tersebut sekitar US$425 juta.