, Japan
1274 views
Hiro Yamasaki || Managing Director and Legal Representative HDI Global SE Japan

HDI Global incar pertumbuhan asuransi komersial dan siber di Jepang

Siber merupakan salah satu risiko yang paling cepat berkembang, dan Jepang masih memiliki ruang untuk tumbuh di pasar asuransi siber ini.

HDI Global SE Jepang berencana memperluas lini spesialisasinya dan mendorong pertumbuhan portofolio asuransi komersialnya, termasuk kapabilitas asuransi siber, dengan pendekatan underwriting yang disiplin, kata kepala perwakilan perusahaan untuk Jepang.

Managing Director Hiro Yamasaki mengatakan risiko siber menjadi salah satu ancaman yang paling cepat berkembang bagi dunia usaha, seiring serangan yang semakin sering terjadi dan semakin canggih, sehingga meningkatkan risiko gangguan operasional.

"Risiko siber jelas merupakan salah satu risiko yang paling cepat berkembang bagi bisnis saat ini," katanya kepada Insurance Asia. "Frekuensi dan tingkat kecanggihan serangan terus meningkat, dan dampak potensial terhadap gangguan bisnis (business interruption) bisa sangat besar."

Yamasaki mengatakan pasar asuransi siber di Jepang masih memiliki ruang untuk berkembang, mengingat banyak perusahaan masih kurang terlindungi (underinsured) meski eksposur terhadap insiden siber terus meningkat.

Sebuah studi oleh Aon Plc menemukan bahwa lebih dari seperempat organisasi di Jepang melaporkan kerugian terkait siber, menegaskan besarnya skala risiko tersebut.

Namun, jauh lebih sedikit perusahaan yang memiliki rencana kelangsungan bisnis (business continuity plan) secara formal, menunjukkan adanya kesenjangan dalam kesiapan yang dapat memengaruhi cakupan asuransi maupun hasil klaim.

"Risiko siber harus didekati secara holistik, tidak hanya melalui kapasitas asuransi, tetapi juga melalui manajemen risiko yang berkelanjutan," kata Yamasaki melalui Zoom.

Yamasaki, yang mengambil alih kepemimpinan unit Jepang dari perusahaan asuransi asal Jerman ini awal tahun ini, mengatakan perusahaan akan terus berfokus pada portofolio inti asuransi komersialnya sembari secara bertahap memperkuat penawaran asuransi siber bagi klien korporat.

Perusahaan asuransi ini terutama melayani perusahaan komersial dan industri besar di Jepang, khususnya di sektor seperti manufaktur dan operasional multinasional, di mana asuransi properti dan liabilitas memegang peran penting dalam mengelola risiko operasional.

Lini properti dan liabilitas tetap menjadi tulang punggung bisnis grup ini secara global.

Kedua segmen ini menyumbang sebagian besar premi bruto (gross written premiums), dengan asuransi kebakaran dan kerusakan properti lainnya membentuk porsi yang signifikan, serta liabilitas umum menjadi komponen utama lainnya, menurut keterbukaan informasi keuangan perusahaan.

Permintaan pasar asuransi properti dan solusi parametrik di Jepang juga terus berkembang, seiring dunia usaha mencari perlindungan yang lebih luas terhadap risiko operasional dan finansial.

Perkiraan industri menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun mendatang, seiring manajemen risiko korporat yang semakin kompleks.

Dalam situasi ini, HDI Global berupaya menonjol melalui keahlian underwriting teknis dan seleksi risiko yang disiplin, kata Yamasaki.

Perusahaan asuransi ini juga tengah memperdalam kemitraan dengan broker dan agen. Diskusi strategi yang lebih terstruktur dan komunikasi yang lebih jelas dimaksudkan untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan pengembangan solusi asuransi bagi klien.

Jaringan internasional HDI Global menjadi keunggulan lain bagi perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di luar negeri. Perusahaan asuransi ini beroperasi di lebih dari 175 negara, memungkinkan klien multinasional untuk mengatur cakupan asuransi yang terkoordinasi di berbagai wilayah.

Teknologi diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar dalam underwriting dan penilaian risiko. HDI Global tengah berinvestasi dalam analitik data dan perangkat kecerdasan buatan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan konsisten, sembari tetap menjadikan keahlian spesialis sebagai inti dari proses tersebut.

"Pertumbuhan yang seimbang dan profitabilitas yang berkelanjutan lahir dari keunggulan teknis, underwriting yang disiplin, dan kemitraan yang kuat," kata Yamasaki.

Follow the link for more news on

Sun Life Filipina genjot tenaga penjualan dan bancassurance di bawah CEO baru

Perusahaan ini terus mendorong penetrasi asuransi di negara yang menganggap kematian dan uang sebagai topik tabu.

Wong Sze Keed bangun budaya yang mengutamakan manusia di AIA

"Kepemimpinan harus berpijak pada kejelasan, keberanian, dan kemanusiaan.

HDI Global incar pertumbuhan asuransi komersial dan siber di Jepang

Siber merupakan salah satu risiko yang paling cepat berkembang, dan Jepang masih memiliki ruang untuk tumbuh di pasar asuransi siber ini.

Shweta Swaroop dari Howden dorong transparansi data gaji di industri asuransi

Keterbukaan data yang jelas mendorong akuntabilitas dan perubahan nyata untuk menutup kesenjangan gender.

Bagaimana pilihan karier membentuk perjalanan Chin Wei Lin di Singlife

Langkah profesional yang paling berarti tidak selalu berupa promosi, melainkan yang membangun kepercayaan.

Perusahaan asuransi kekayaan di Asia hadapi tekanan kepatuhan yang meningkat

Aturan anti-pencucian uang dan keterbukaan informasi yang lebih ketat memperlambat proses onboarding.

Tata kelola yang lebih baik dorong kepemimpinan perempuan, kata Leah Ng dari Manulife

Kesetaraan tidak bisa hanya mengandalkan niat baik, harus dibangun dalam sistem.

Nina Ong dorong pembaruan AI dan talenta di Great Eastern Life

Bos besar ini kaitkan keunggulannya dengan keberagaman dimana lebih dari sepertiga posisi senior diisi perempuan.

Perusahaan asuransi Hong Kong catat kinerja melemah pada 2024 seiring penurunan premi

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Otoritas Asuransi (Insurance Authority) untuk tahun fiskal 2024.

Perusahaan asuransi Asia-Pasifik hadapi beban teknologi usang senilai $200 miliar

Teknologi usang dan proses kerja yang telah mengakar terus menghambat operasional.