, Singapore
941 views

Apa alasan fintech Singapura ini menyudahi cara-cara konvensional penasihat keuangan

GoalsMapper menggunakan platform berbasis cloud untuk membantu penasihat keuangan mendukung 80.000 klien mereka.

GoalsMapper, perusahaan fintech software-as-a-service yang berbasis di Singapura, mengatakan bahwa era pena-dan-kertas untuk penasihat keuangan dan konsultan keuangan harus diakhiri karena metode konvensional tidak memiliki akurasi untuk memenuhi kebutuhan klien.

Hal ini didasarkan pada pengalaman salah satu pendiri GoalsMapper, Dato' Wayne Chen. 14 tahun yang lalu, Wayne adalah penasihat keuangan independen. Selama menawarkan layanannya kepada klien, dia merasa sulit untuk menyiapkan materi yang akan secara akurat menangkap financial snapshot klien dan malah mendapati dirinya mengandalkan presentasi dan skrip yang standar.

“Karena kurangnya kejelasan situasi klien, produk yang saya rekomendasikan kepada mereka selama pertemuan mungkin tidak cocok untuk mereka. Apa yang saya amati adalah bahwa saya akan membutuhkan lebih banyak pertemuan dengan klien sebelum mendapatkan solusi yang tepat untuk mereka karena saya akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perhitungan dan bahan untuk membantu klien memvisualisasikan kemungkinan dalam solusi,” kata Wayne menjelaskan dalam  obrolan singkat dengan Singapore Business Review.

Dia dengan cepat mengidentifikasi masalahnya: kurangnya alat digital real-time. Ini adalah percikan yang memotivasinya untuk membangun GoalsMapper.

Platform

Untuk mengatasi masalah tradisional penasihat keuangan, GoalsMapper menciptakan tiga produk penting yaitu GM Planner, GM Brand, dan GM Connect untuk membantu penasihat keuangan mendukung lebih dari 80.000 kehidupan.

GM Planner adalah alat perencanaan keuangan dengan proyeksi tujuan dan skenario melalui grafik interaktif yang memungkinkan klien untuk menguji dan memvisualisasikan portofolio mereka. Ini berarti penasihat keuangan dapat membuat simulasi tentang bagaimana klien dapat mencapai tujuan keuangan mereka.

“GM Planner memungkinkan penasihat keuangan dan institusi untuk mempersonalisasikan penasihat keuangan, dengan mempertimbangkan tujuan klien dan skenario kehidupan yang berbeda,” Wayne menjelaskan.

Sementara itu, GM Brand diciptakan untuk membantu citra penasihat keuangan. Ini membantu mereka membuat situs web yang dipersonalisasi hanya dengan beberapa klik. Wayne menambahkan bahwa GM Brand cocok untuk penasihat keuangan dalam membantu mereka meningkatkan merek dan citra mereka.

Produk terakhir, GM Connect, membantu penasihat keuangan menjaga komunikasi dengan klien mereka. Ini membantu mengotomatiskan pasca-penjualan seperti pengingat premi dan tinjauan kebijakan.

GM Connect pada dasarnya adalah platform manajemen hubungan pelanggan yang menyimpan catatan janji temu dengan klien, membantu penasihat keuangan mengingatkan klien tentang tanggal premi, dan tetap berkomunikasi dengan klien.

Produk menarik yang mereka ciptakan baru saja diluncurkan yaitu GM Rewards. Produk ini dibuat melalui grup fokus yang dibuat GoalsMapper untuk mendapatkan lebih banyak ide dari pengguna platform tentang cara meningkatkan produk mereka.GoalsMapper menemukan bahwa banyak penasihat keuangan mengalami kesulitan memberikan tanda penghargaan kepada klien, terutama pada saat-saat tertentu. Hal ini terutama berlaku untuk penasihat keuangan yang memiliki 100 hingga 300 klien.

“Kami datang dengan GM Rewards, di mana penasihat keuangan dapat dengan mudah memberikan hadiah kepada klien mereka. Fitur ini memungkinkan penasihat keuangan untuk menyusun pesanan hadiah mereka, menyesuaikannya untuk klien, dan mengoordinasikan pengiriman juga,” kata Wayne

Ekspansi

Setiap tahun, sejak awal didirikan, GoalsMapper memperluas jangkauannya dari Malaysia, Thailand, dan Filipina. Baru-baru ini, ia mendarat di Indonesia.

Wayne mengatakan mereka melihat banyak potensi untuk ekspansi di Indonesia karena tingkat penetrasi asuransi yang rendah di 3,23% dan tingkat literasi keuangan 15,8% di pasar yang kurang terlayani.

“Ada kebutuhan mendesak untuk menutup kesenjangan literasi keuangan bagi orang biasa dan para penasihat keuangan. Kami melihat potensi 600.000 penasihat keuangan yang dapat didukung oleh platform ini,” kata Wayne menambahkan.

Follow the link for more news on

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.