, Philippines
1945 views
Left: Abhishek Bhatia, Oona Insurance Group CEO; Right: Nicasio “Ninoy” Rollan III, Oona Philippines CEO.

Oona Insurance membidik strategi M&A untuk meningkatkan pendapatan

Aturan modal yang lebih ketat membuat pemain yang lemah keluar dari pasar Filipina.

Oona Insurance Group Holdings menargetkan merger dan akuisisi (M&A) di Filipina untuk meningkatkan pendapatan premi setidaknya 30% tahun ini, seiring perusahaan asuransi yang berbasis di Singapura ini berupaya menambah nilai pada operasinya.

“Kami memiliki modal siap digunakan, tetapi peluangnya harus tepat,” kata CEO Oona, Abhishek Bhatia, kepada Insurance Asia. “Jika ada kesesuaian strategis yang kuat, kami akan bergerak cepat.”

Perusahaan menargetkan pertumbuhan laba bersih tahunan hingga 60%, tambahnya.

Persyaratan modal yang lebih ketat mendorong pemain lemah keluar dari pasar, membuka peluang untuk konsolidasi, ujar Bhatia.

“Upaya regulasi ini membantu menjaga ekosistem asuransi yang sehat dan berkelanjutan, dan secara alami mendorong konsolidasi.”

Meskipun aktivitas M&A asuransi di Asia-Pasifik turun 25% tahun lalu karena perusahaan fokus pada investasi internal, rebound diperkirakan terjadi tahun ini, dipimpin oleh minat baru di AS, menurut firma hukum berbasis Inggris, Clyde & Co.

Oona mengoperasikan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk di Indonesia dan Oona Insular Insurance Corp. (OIIC) di Filipina.

“Saya percaya kita mendekati periode konsolidasi di pasar asuransi Filipina, serta di Indonesia,” kata Bhatia melalui StreamYard.

Di Filipina, Oona berencana tumbuh di segmen ritel seperti kesehatan, perjalanan, dan pekerja Filipina di luar negeri.

“Kami melihat pertumbuhan di sektor perjalanan, terutama selama liburan musim panas,” kata Nicasio “Ninoy” Rollan III, CEO Oona Filipina, dalam wawancara yang sama. “Terutama generasi muda—mereka banyak melakukan perjalanan.”

Untuk memperluas jangkauan, perusahaan mendorong lebih banyak agen bergabung ke platform Kahoona. Saat ini Oona Filipina memiliki sekitar 1.500 agen, menjadikannya salah satu jaringan agen asuransi umum terbesar di negara tersebut.

Dalam dua tahun terakhir, perusahaan telah mengembangkan platform teknologi untuk mendukung strategi multichannel. “Dan jika agen mulai menghargai apa yang kami lakukan, itu pertanda baik,” ujar Rollan.

Pasar asuransi umum Filipina diproyeksikan tumbuh 11,6% per tahun dari 2018 hingga 2027 menjadi $3,7 miliar (₱211 miliar) dalam premi bruto tertulis, menurut GlobalData.

Bhatia melihat penetrasi asuransi yang rendah di Filipina—di bawah 2% dari output ekonomi—sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang. Pasar Asia yang lebih matang memiliki tingkat penetrasi mendekati 10%.

“Asuransi sering dianggap sebagai pengeluaran yang tidak perlu,” katanya. “Tetapi begitu orang mencapai tingkat kesejahteraan relatif, mereka mulai melihat nilai dalam melindungi aset yang telah dibangun. Saat itulah penetrasi asuransi cenderung meningkat—bukan linear, tapi eksponensial. Dan Filipina berada tepat di ambang perubahan itu.”

Rollan mengatakan digitalisasi akan menjadi pendorong pertumbuhan utama.

“Informasi akan tersedia secara luas, dan perusahaan yang sudah beradaptasi dengan perubahan ini akan berada di garis depan,” ujarnya.

Bhatia menyoroti asuransi tertanam—yang digabung dengan pembelian atau layanan keuangan—sebagai strategi utama untuk meningkatkan cakupan. “Kami sudah aktif di ruang itu, bekerja sama dengan mitra seperti GCash, Palawan, dan UnionBank. Dan kami sangat antusias dengan potensinya,” katanya.

Ia juga memprediksi inovasi di segmen tradisional seperti asuransi properti dan tanaman. “Kita akan melihat lebih banyak model asuransi parametrik, di mana pembayaran dipicu secara otomatis berdasarkan peristiwa yang dapat diverifikasi,” tambahnya.

Follow the link s for more news on

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.