, Indonesia
100 views
/Aamir Dukanwala from Pexels

AM Best: PT Asuransi Tugu Pratama mempertahankan kinerja operasional yang kuat

Perusahaan asuransi Indonesia ini diperkirakan akan memiliki underwriting yang volatile dalam jangka pendek hingga menengah.

Diversifikasi bisnis PT Asuransi Tugu Pratama (TUGU) Indonesia diharapkan akan mendapat manfaat dari ekspansi strategis ke ruang reasuransi dan bisnis ritel dari waktu ke waktu, menurut AM Best.

Namun, hal ini dapat mempengaruhi volatilitas underwriting dalam jangka pendek hingga menengah.

TUGU, menurut AM Best juga memiliki kekuatan neraca yang kokoh, kinerja operasional yang kuat, profil bisnis netral, dan manajemen risiko perusahaan yang sesuai.

Kekuatan neraca perusahaan didukung oleh kapitalisasi yang kuat secara penyesuaian risiko dan portofolio investasi yang cukup terdiversifikasi.

Namun, ketergantungan perusahaan pada reasuransi untuk risiko bisnis komersial besar, termasuk bisnis penerbangan dan energi, menyajikan tantangan potensial.

ALSO READ: Roojai acquires Indonesian insurer, Lifepal

Meskipun terjadi penurunan kinerja underwriting baru-baru ini, kinerja operasional TUGU tetap kuat, sebagian besar didorong oleh bisnis yang menguntungkan dari grup induknya, Pertamina.

Profil bisnis perusahaan dianggap netral, dengan posisi pasar yang signifikan dalam pasar asuransi umum Indonesia dan fokus pada risiko komersial dan industri.

Ekspansi strategis ke sektor reasuransi dan bisnis ritel mungkin meningkatkan diversifikasi tetapi juga bisa mengakibatkan volatilitas underwriting yang meningkat.

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.