, Indonesia
185 views
Stock photo. Credits to Unsplash.

Astra International pertimbangkan akan menjual bisnis asuransinya

Kesepakatan itu dapat mendatangkan nilai bisnis sebesar  $ 500 juta.

Konglomerat Indonesia Astra International sedang mempertimbangkan potensi penjualan bisnis asuransi jiwanya PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life).

Dalam laporan oleh Bloomberg, Astra Internasional bekerja sama dengan penasihat keuangan untuk penjualan tersebut. Kesepakatan itu berpotensi memberi nilai bisnis sebesar $500 juta.

ALSO READ: Insurtech KoverNow launches protection for luxury watches

Astra International disebut-sebut sedang mempertimbangkan berbagai opsi seperti penjualan sebagian saham, mendirikan perusahaan patungan, dan kemitraan bancassurance.

Pembahasan masih dalam tahap awal dan masih ada kemungkinan Astra International akan memutuskan untuk mempertahankan aset tersebut, kata laporan itu.

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.