, Indonesia
236 views
/Tingey Injury Law Firm from Unsplash

Fitch Ratings - Peraturan baru di Indonesia dinilai akan meningkatkan sektor asuransi syariah

Hal ini diharapkan dapat memperkuat profil bisnis pelaku usaha dan sektor takaful.

Perubahan baru-baru ini dalam peraturan mengenai persyaratan spin-off untuk jendela takaful perusahaan asuransi konvensional di Indonesia akan berdampak positif pada perkembangan sektor takaful di negara ini dalam jangka panjang, menurut prediksi Fitch Ratings.

Peraturan baru yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juli ini memperpanjang batas waktu pemisahan unit usaha syariah (SBU) dan menguraikan persyaratan untuk proses tersebut.

Peraturan ini memberikan perpanjangan waktu hingga Desember 2026 bagi perusahaan asuransi untuk memisahkan jendela asuransi syariah, sehingga memungkinkan mereka untuk fokus pada posisi kompetitif dan pertumbuhan di sektor ini.

Perusahaan asuransi konvensional yang belum memisahkan jendela asuransi syariahnya perlu memutuskan apakah akan memisahkan SBU mereka atau mengalihkan portofolionya ke perusahaan asuransi syariah yang sudah mapan.

ALSO READ: ICS will be 2024’s hot topic for insurers: Fitch Ratings

Peraturan baru ini juga mendorong sinergi bisnis antara perusahaan asuransi syariah yang dipisahkan dan perusahaan asuransi konvensional di bawah kepemilikan yang sama.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat profil bisnis perusahaan asuransi syariah yang dipisahkan dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sektor asuransi syariah dalam jangka panjang, mengingat populasi Muslim di Indonesia yang besar dan tingkat penetrasi asuransi yang rendah.

Pada Agustus, terdapat 40 perusahaan takaful dan tiga jendela reasuransi (retakaful) syariah, serta 14 perusahaan asuransi syariah penuh dan satu perusahaan retakaful syariah di Indonesia.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Hong Kong healthcare dorong kejelasan harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien tunda pengobatan akibat kekhawatiran biaya.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.