, Indonesia
464 views
/Freepik

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mendorong agar asuransi tanggung jawab pihak ketiga atau third party liability (TPL) diberlakukan pada  2025, demikian dilaporkan oleh kantor berita Voice of Indonesia (VOI).

Wayan Pariama, Deputy Chairperson of Technical Affairs 3 AAUI, menekankan perlunya regulasi ini untuk dimasukkan dalam daftar regulasi yang direncanakan pada Oktober tahun ini.

READ MORE: AAUI Hopes That The PP Related To The TPL Insurance Will Be Realized In 2025

Wayan mencatat bahwa timnya sedang mengumpulkan data yang diperlukan, termasuk perhitungan premi untuk mempercepat proses tersebut.

Saat ini, asuransi TPL ditawarkan secara sukarela oleh banyak perusahaan asuransi di Indonesia sebagai bagian dari produk asuransi kendaraan all-risk.

Regulasi yang diusulkan akan membuat asuransi TPL wajib bagi semua pemilik kendaraan, mencakup biaya medis untuk korban yang terluka, kompensasi bagi ahli waris yang meninggal, dan kompensasi untuk kerugian materi akibat kecelakaan.

Langkah ini dipicu oleh jumlah kecelakaan yang tinggi, dengan 103.645 insiden pada 2021, mengakibatkan 25.266 kematian dan kerugian anggaran negara sebesar Rp526,1 triliun.

ALSO READ: Indonesia's life insurance to reach $12.1b GWP by 2028

Data dari Jasa Raharja menunjukkan bahwa 62,5% keluarga korban kecelakaan yang meninggal dan 13% keluarga korban yang terluka parah jatuh ke dalam kemiskinan setelah kecelakaan.

Wayan menyatakan bahwa premi asuransi akan dibayar saat pemilik kendaraan mendaftar atau memperbarui STNK mereka.

Regulasi yang diusulkan juga akan mewajibkan asuransi bagi peserta di acara-acara yang padat dengan premi termasuk dalam biaya tiket.

Wayan menekankan bahwa regulasi baru akan membuat asuransi TPL kecelakaan kendaraan dan asuransi acara menjadi wajib.

Follow the link s for more news on

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Hong Kong healthcare dorong kejelasan harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien tunda pengobatan akibat kekhawatiran biaya.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.