, Indonesia

Indonesia mengasuransikan lebih dari 2.000 gedung pemerintah

Ini adalah bagian dari program percontohan pemerintah tentang pengurangan risiko bencana.

Indonesia telah mengasuransikan total 2.112 bangunan milik pemerintah, kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal,l Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu.

Asuransi gedung pemerintah, pusat pelatihan, dan fasilitas kesehatan ini merupakan bagian dari program percontohan pengurangan risiko bencana Indonesia atau program Disaster Risk Financing and Insurance (DRFI) yang dimulai pada tahun 2019

“Hingga saat ini, kami telah mengasuransikan 2.112 gedung milik Kementerian dan Lembaga Pemerintah, dengan total nilai asuransi mencapai Rp17,05 triliun atau setara dengan $1,03 miliar,” kata Kacaribu.

Pemerintah berencana memperluas cakupan asuransi ke semua bangunan di bawah domain Kementerian dan Lembaga tahun ini seperti jembatan, jalan, dan infrastruktur lainnya.

“Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan perannya dalam pendanaan risiko bencana dengan memberikan kontribusi dana bersama, dan mereka juga didorong untuk mengasuransikan aset mereka. Pemerintah pusat saat ini sedang menyusun mekanisme insentif untuk mewujudkan tujuan ini,” kata Kacaribu.

You may also like:

Qoala raises $65m in new funding round

Indonesia life insurance industry to grow to $17.4b in 2025

Prudential hires ex-Citi banker as new group chief

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.