, Indonesia
145 views
/Oleg Laptev from Unsplash

Laporan: Indonesia menaikkan persyaratan ekuitas minimum di tengah dilema keuangan

Aturan baru juga menentukan investasi minimum sebesar Rp1 triliun untuk mendirikan bisnis asuransi baru.

Indonesia telah meningkatkan persyaratan ekuitas minimum untuk perusahaan asuransi menjadi Rp250 miliar ($16,1 juta) pada 2026, naik 67% dari sebelumnya Rp150 miliar, sebagai respons terhadap kegagalan kebijakan baru-baru ini, seperti dilaporkan oleh Reuters.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan rencana untuk lebih meningkatkan batas minimum ini menjadi antara Rp500 miliar dan Rp1 triliun pada 2028.

READ MORE: Indonesia raises minimum equity of insurance firms to at least $16 mln by 2026

Keputusan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan dan stabilitas sektor terhadap krisis ekonomi.

ALSO READ: Tugu Reasuransi Indonesia to remain ‘stable’: Fitch Ratings

Perubahan ini mengikuti kesulitan keuangan yang dihadapi oleh beberapa perusahaan asuransi, termasuk Asuransi Jiwasraya yang dimiliki negara, perusahaan asuransi milik para perwira militer Asabri, dan salah satu perusahaan asuransi tertua, Bumiputera, akibat lonjakan klaim yang tidak terbayar.

Aturan baru juga mengharuskan investasi minimum sebesar Rp1 triliun untuk mendirikan bisnis asuransi baru.

Selain itu, OJK telah meningkatkan modal minimum untuk perusahaan reasuransi menjadi Rp500 miliar pada 2026, dengan rencana untuk meningkatkannya menjadi Rp2 triliun pada akhir 2028, naik dari persyaratan sebelumnya sebesar Rp300 miliar.

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.