, Indonesia
160 views

OJK: Teknologi informasi dapat mendorong pertumbuhan industri asuransi

Selama lima tahun terakhir, industri ini telah tumbuh sebesar 8,67% per tahun.

Pemanfaatan perkembangan teknologi informasi secara optimal dapat semakin mendorong pertumbuhan industri asuransi, menurut Kepala Pelaksana Pengawas Industri Pembiayaan Non Bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Riswinandi Idris.

Komentar ini muncul setelah Idris melaporkan bahwa industri mencatat pertumbuhan 8,67% year-on-year (YoY) dalam lima tahun terakhir.

“Dalam masa transisi pandemi-ke-endemik, kami juga melihat prospek yang menjanjikan bahwa industri ini dapat mencapai tingkat pertumbuhan pra-pandemi,” kata Idris dalam webinar berjudul Membangun Kepercayaan Industri Asuransi Jiwa.

Idris mengatakan pemanfaatan teknologi informasi dapat membuka akses keuangan yang lebih luas secara lebih intensif sekaligus membantu pelaku usaha jasa keuangan untuk memberikan layanan secara lebih efektif dan efisien tanpa terhalang oleh masalah geografis wilayah Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mendorong inklusi asuransi yang baru mencapai 76,19% pada 2019.

“Sejalan dengan sifat utama industri yang memberikan layanan akuntabilitas atas risiko yang terjadi di masa depan, kepercayaan pelanggan merupakan modal penting yang harus dijaga dengan baik,” tambah Idris.

You may also like:

Nat Cat makes home insurance unaffordable in Australia

Taiwan’s life insurance industry profits reports another drop in April

Chubb launches new occupational hazard insurance in Hong Kong

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.