, Indonesia
/Renda Eko Riyadi from Pexels

Penurunan bisnis asuransi kredit memengaruhi Asuransi Asei Indonesia

Penurunan pada segmen asuransi kredit pada 2023 memengaruhi premi bruto perusahaan asuransi tersebut.

Profil perusahaan Asuransi Asei Indonesia dianggap 'kurang menguntungkan', dipengaruhi oleh skala operasi dan minat risiko perusahaan. Paparan terhadap pemulihan reasuransi melonjak menjadi 161% pada akhir 2023, meningkatkan risiko akibat kualitas kredit yang lemah dari beberapa perusahaan reasuransi domestik, menurut Fitch Ratings.

Asei mempertahankan strategi investasi yang konservatif, dengan paparan rendah terhadap aset berisiko. Secara keseluruhan, Asei menunjukkan kekuatan keuangan yang memuaskan, meskipun ada beberapa tantangan dalam profil bisnis dan paparan reasuransinya.

Badan pemeringkat Fitch Rating juga menganggap Asuransi memiliki prospek yang stabil.

ALSO READ: Manulife Investment, Indonesia partner for infra development

Regulatory risk-based capital (RBC) Asei berada pada 306% pada akhir 2023, itu berada di atas persyaratan minimum.

Namun, modal absolutnya lebih rendah daripada beberapa pesaingnya, dengan leverage keuangan yang tinggi karena pinjaman subordinat.

Asei menyaksikan penurunan bisnis asuransi kreditnya pada 2023, yang memengaruhi premi brutonya. Perusahaan bertujuan untuk membatasi paparan asuransi kredit hingga separuh dari portofolio bisnisnya. Profitabilitas Asei telah sehat, dengan rasio gabungan sebesar 92% pada 2023.

Follow the link for more news on

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.