, Indonesia
312 views

Rey Assurance tingkatkan klaim non-tunai dengan kemitraan AXA

Rey akan bekerja sama dengan AXA untuk menghilangkan gesekan dari platform klaim non-tunai.

Insurtech Rey Assurance yang berbasis di Indonesia telah mengumumkan kemitraannya dengan AXA Life and Health Reinsurance Solutions untuk bersama-sama mengembangkan produk-produk eksklusif berbasis data yang ditawarkan melalui keanggotaan asuransi berbasis langganan Rey.

Rey berencana untuk memanfaatkan keahlian global dalam asuransi kesehatan, jiwa, dan penyakit kritis untuk menciptakan produk asuransi yang dirancang khusus untuk platform perawatan terkelola Rey (telemedicine, farmasi, dan pengiriman obat), ditingkatkan dengan perawatan pencegahan yang disediakan melalui ekosistem kesehatan komprehensif Rey.

Sebagai bagian dari perjanjian strategis, AXA akan mendukung platform klaim non-tunai yang inovatif dari Rey. Model klaim non-tunai Rey yang baru akan memungkinkan anggotanya untuk mengakses layanan kesehatan di penyedia offline pilihan mereka, membuat jaringan penyedia terbatas yang ada menjadi usang. Selain itu, platform ini akan menghilangkan proses masuk dan keluar yang membosankan di semua penyedia layanan kesehatan. Dengan bekerja sama dengan AXA, Rey bertujuan untuk menjadikan klaim non-tunai sebagai elemen sederhana dan mulus dari pengalaman asuransi digital end-to-end.

“Bekerja sama dengan mitra kami di AXA memungkinkan Rey untuk menciptakan kembali bagaimana risiko kesehatan dan jiwa harus dikelola, dan untuk menyediakan produk asuransi baru yang belum pernah ditawarkan di Indonesia, dengan kecerdasan yang lebih luas dalam manajemen risiko dan klaim untuk menguntungkan anggota kami,” ujar Evan Tanotogono, CEO dan co-founder Rey.

 

Follow the link for more news on

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Hong Kong healthcare dorong kejelasan harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien tunda pengobatan akibat kekhawatiran biaya.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.