, Indonesia
Stock photo. Credits to Unsplash.

Swiss Re dan Indonesia Re bermitra untuk meningkatkan aksesibilitas digital di Indonesia

Lebih dari 70 reasuradur atau reinsurer akan mendapat manfaat dari kerja sama ini.

Swiss Re telah bermitra dengan Indonesia Re, administrator Badan Pengelola Pusat Data Asuransi Nasional (BPPDAN), untuk memberikan akses kepada para anggotanya ke solusi analitik dan layanan konsultasi risiko.

Kolaborasi ini bertujuan menjadi katalis transformasi digital di industri asuransi Indonesia.

ALSO READ: livi bank launches app-based travel insurance plan

Dengan lebih dari 70 reasuradur sebagai anggotanya, BPPDAN memungkinkan penetapan harga asuransi properti yang adil dan berkelanjutan dengan mengumpulkan informasi asuransi yang akurat. Kemitraan ini melibatkan pengembangan dasbor pasar bagi BPPDAN untuk menawarkan pengetahuan akan premi dan klaim kepada para anggotanya di tingkat pasar dan perusahaan.

Kemitraan antara Swiss Re dan Indonesia Re juga mendukung keputusan underwriting anggota BPPDAN, serta perencanaan strategis mereka untuk manajemen risiko dan penetapan harga, dengan mempertimbangkan pemicu kerugian yang besar.

"Kesadaran risiko yang meningkat di Indonesia mendorong lebih banyak permintaan untuk perlindungan asuransi. Untuk tetap kompetitif dalam lingkungan risiko yang dinamis, meningkatkan kinerja underwriting dan pengarah portofolio adalah pembeda utama bagi organisasi asuransi. Solusi analitik P&C kami dapat mendukung klien dalam proses ini, dengan mengkonsolidasikan data yang relevan dan menerjemahkannya ke dalam pengetahuan  yang dapat ditindaklanjuti secara tepat waktu,” kata Monami Mukherjee, Head P&C Analytics APAC di Swiss Re.

Follow the link for more news on

Perusahaan asuransi jiwa memimpin dalam Peringkat Asuransi Bisnis Hong Kong

Beberapa perusahaan asuransi jiwa melihat aset mereka melonjak sebanyak 44% pada 2021.

PasarPolis menjadi salah satu insurtech full-stack pertama di Indonesia

Ini dicapai perusahaan tersebut melalui kemitraan dengan Tap Insurance.

Tokio Marine meningkatkan kepemilikan di JV Indonesia menjadi 80%

Perusahaan mengakuisisi 20% saham dari mitranya, JV.

Perusahaan asuransi mengincar pengambilalihan saham pengendali unit jiwa BNI

Lender mempertimbangkan untuk menjual 60% sahamnya di PT BNI Life Insurance.

Pemerintah Indonesia mempercepat lembaga penjamin kebijakan

Lembaga ini bertujuan untuk melindungi pemegang polis jika perusahaan asuransi bangkrut.

PasarPolis menguji coba aplikasi asuransi one-stop-shop baru, Tap Insure

Aplikasi ini dibuat dalam kemitraan dengan PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk.

KoverNow: Netflixnya Asuransi?

Model berlangganan KoverNow memberikan pilihan bagi konsumen yang tidak menginginkan kontrak panjang.

Bagaimana pusat layanan after-sales GBA akan berpengaruh pada industri asuransi di Hong Kong

Sravani Ampabathina dari GlobalData percaya bahwa pusat-pusat layanan tersebut akan meningkatkan penjualan asuransi kesehatan dan kendaraan bermotor.

Bagaimana warga Hong Kong mempersiapkan pensiun mereka

Dua dari lima warga  berharap untuk pensiun sebelum usia 60-an, Sun Life mengungkapkan.