, Indonesia
235 views
Stock photo. Credits to Unsplash.

Tokio Marine meningkatkan kepemilikan di JV Indonesia menjadi 80%

Perusahaan mengakuisisi 20% saham dari mitranya, JV.

Tokio Marine Group telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dari 60% menjadi 80% melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Tokio Marine Asia Pte. Ltd. dengan mengakuisisi 20% saham yang dimiliki oleh mitra usaha patungan mereka, yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia dengan harga $33 juta.

Kesepakatan itu selesai pada 23 November setelah memperoleh persetujuan peraturan.

Tokio Marine Group memulai operasi asuransi non-jiwa di Indonesia sebagai agen Jasindo yang merupakan salah satu perusahaan asuransi non-jiwa milik negara terbesar pada 1973 dalam memberikan layanan asuransinya kepada perusahaan Jepang yang melakukan bisnis di Indonesia. Pada  1975, Tokio Marine dan Jasindo mendirikan perusahaan patungan, PT. Asuransi Jayasraya.

“Peningkatan kepemilikan saham di TMI sejalan dengan strategi bisnis internasional Tokio Marine Group, untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan perluasan keuntungan serta meningkatkan diversifikasi portofolio bisnis melalui menangkap peluang pertumbuhan di negara-negara berkembang,” kata Tokio Marine.

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.