, Indonesia
291 views

Willis Towers Watson tunjuk Business Head baru di Indonesia

Dia juga akan memimpin corporate risk dan brokerage.

Willis Towers Watson telah menunjuk Kameswara Natakusumah sebagai Business Head baru di Indonesia serta sebagai Head of Corporate Risk & Broking, menggantikan Luke Wares yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Head of Corporate Risk & Broking di Asia.

Kames akan berbasis di Jakarta. Dia membawa lebih dari 24 tahun pengalaman di industri asuransi. Sebelum bergabung dengan WTW, dia adalah Senior Technical Advisor di PT Marsh Indonesia. Dia juga menghabiskan tiga tahun terakhir di beberapa perusahaan teknologi start-up di Indonesia, termasuk PT Lifepal Technologies Indonesia dan terakhir sebagai President Director PT Kaltimex Mobiol Indonesia, memimpin operasi bisnisnya di Indonesia.

Kames memiliki karir asuransi yang luas dengan memegang berbagai posisi kepemimpinan di perusahaan termasuk PT AXA General Insurance, PT Aon Indonesia, PT Jardine Lloyd Thompson, PT Lippo General Insurance, dan PT Asuransi Sinar Mas di mana dia pertama kali memulai karirnya.

 

Follow the link for more news on

Hong Kong tetapkan batas 50% untuk biaya referral asuransi

Pihak ketiga yang tak berlisensi sebelumnya bisa menguasai hingga 95% komisi melalui skema rebate tersembunyi.

Aturan modal paksa perusahaan asuransi India kurangi diskon agresif

Strategi diskon besar demi mengejar pangsa pasar jangka pendek dinilai semakin sulit dipertahankan.

Zurich Indonesia percepat proses klaim pascabanjir Bali

Penyelesaian klaim yang lebih cepat dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi sebagai solusi finansial yang nyata.

Zurich dan YAS gunakan AI untuk kaitkan asuransi taksi dengan perilaku berkendara

Pengemudi dengan skor lebih tinggi akan mendapatkan cakupan perlindungan yang lebih luas serta tambahan manfaat.

Produk wealth dan pensiun dorong kenaikan premi perusahaan asuransi Singapura

Ranking Top 50 Insurance 2024 menunjukkan pemulihan industri setelah perlambatan pada 2023.

Keluarga Asia belum siap wariskan kekayaan, kepercayaan diri masih rendah

Dua pertiga masyarakat Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan lintas generasi.

Ciputra Life bidik pertumbuhan nasabah di luar jaringan grup

Permintaan manfaat kesehatan yang meningkat mendorong penguatan kerja sama dengan perusahaan dan perbankan.

Perusahaan asuransi perlu perluas perlindungan siber seiring pemilik kapal Singapura tingkatkan keamanan

Penanggung harus memperbarui model underwriting saat gangguan navigasi berbasis siber semakin meningkat.

MSIG Malaysia tingkatkan investasi data untuk dorong pertumbuhan

CEO menilai masa depan industri asuransi bergantung pada produk yang lebih terjangkau.

Great Eastern perkuat strategi lewat AI dan produk spesialis

Perusahaan asuransi ini menargetkan ekspansi produk untuk nasabah high-net-worth dan pemilik UMKM.