, Indonesia
153 views
/Realfish from Unsplash

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Tokio Marine Indonesia (TMI) diharapkan mempertahankan "prospek stabil" berkat neraca yang kuat, kinerja operasional yang kokoh, profil bisnis yang terbatas, dan manajemen risiko perusahaan yang efektif, menurut AM Best.

Selain itu, peringkat terbaru AM Best untuk perusahaan asuransi ini mendapat manfaat dari peningkatan karena afiliasi TMI dengan Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co., Ltd., entitas asuransi utama dari Tokio Marine Holdings, Inc. (TMH).

Modal yang disesuaikan dengan risiko TMI, sebagaimana diukur oleh Rasio Kecukupan Modal Best (BCAR), menurun ke tingkat yang sangat kuat pada akhir 2023.

Eksposur risiko kredit reasuransi perusahaan meningkat secara signifikan pada tahun 2023 karena klaim besar yang diserahkan kepada reasuradur domestik dengan kualitas lebih rendah. Meskipun demikian, kecukupan modal diharapkan pulih setelah penyelesaian reasuransi dalam jangka waktu dekat hingga menengah.

TMI telah menunjukkan pertumbuhan modal internal yang kuat, dengan pertumbuhan ekuitas pemegang saham rata-rata tahunan sebesar 11,5% selama lima tahun terakhir (2019-2023). Portofolio investasi konservatif TMI terutama mencakup obligasi pemerintah, uang tunai, dan deposito.

ALSO READ: Tokio Marine dR adopts Fathom data for disaster prep

AM Best menilai kinerja operasional TMI sebagai kuat, dengan rasio gabungan rata-rata lima tahun sebesar 85% dan rasio pengembalian ekuitas sebesar 18% (2019-2023).

Pada 2023, rasio gabungan adalah 84%, dengan rasio kerugian yang membaik karena hasil yang menguntungkan di lini kargo laut dan rekayasa, yang diimbangi oleh kerugian asuransi kebakaran yang lebih tinggi. Pengembalian investasi dari pendapatan bunga terus berkontribusi pada pendapatan keseluruhan.

Profil bisnis TMI dinilai terbatas oleh AM Best. Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1% berdasarkan premi bruto tertulis tahun 2023. Portofolio perusahaan ini terdiversifikasi secara moderat berdasarkan lini bisnis, termasuk asuransi kebakaran, laut, dan kendaraan bermotor, tetapi terkonsentrasi secara geografis di Indonesia.

TMI mendapat manfaat dari akses preferensial terhadap risiko terkait kepentingan Jepang di luar negeri (JIA) di Indonesia karena afiliasinya dengan TMH. Perusahaan juga telah tumbuh secara signifikan dalam risiko yang tidak terkait JIA, terutama di kargo laut.

Follow the link s for more news on

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Hong Kong healthcare dorong kejelasan harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien tunda pengobatan akibat kekhawatiran biaya.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.