, Indonesia
830 views
(L to R) Michael Saputra, COO and Cleosent Randing, CEO of PasarPolis. Photo from PasarPolis.

PasarPolis menjadi salah satu insurtech full-stack pertama di Indonesia

Ini dicapai perusahaan tersebut melalui kemitraan dengan Tap Insurance.

Startup insurtech yang berbasis di Indonesia PasarPolis telah menjadi salah satu ekosistem insurtech full-stack pertama di Indonesia, memberikan perusahaan kemampuan untuk mendistribusikan dan menanggung produk asuransi digitalnya sendiri.

Hal ini terjadi setelah PasarPolis menggandeng Tap Insurance, yang telah mendapat lisensi penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk beroperasi sebagai underwriting asuransi.

“Kesenjangan asuransi dan distribusi asuransi yang tidak merata terus menjadi tantangan utama di Indonesia dan PasarPolis berkomitmen kuat untuk menyelesaikannya. Ekosistem insurtech full-stack kami memungkinkan fleksibilitas yang tak tertandingi dalam inovasi asuransi, membuat pengalaman nasabah 10x lebih baik dengan menjanjikan proses tanpa gesekan, lebih sederhana, dan lebih terjangkau untuk semua,” kata Cleosent Randing, CEO dan Founder PasarPolis.

PasarPolis akan menggunakan teknologi dan data canggih untuk merampingkan proses underwriting dan klaim, membuatnya lebih mudah dan hemat biaya dalam membuat produk asuransi dan memberikan pengalaman yang lancar bagi nasabah.

Mitra ekosistem seperti Tokopedia, Gojek, Traveloka, Xiaomi, dan IKEA Indonesia juga berkesempatan merancang produk asuransi khusus menggunakan ekosistem full-stack.

Didirikan pada 2015, PasarPolis adalah perusahaan asuransi terkemuka di Asia Tenggara yang berkantor pusat di Indonesia. Menjadi Pionir industri di kawasan ini, perusahaan bertujuan untuk mendemokratisasi asuransi dengan memberdayakan semua konsumen agar dapat dengan mudah mengakses produk asuransi yang terjangkau dan menggunakan teknologi inovatif untuk memberikan pengalaman pengguna yang lancar mulai dari pembelian hingga klaim.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

EFGH mengandalkan embedded microinsurance untuk jangkau pasar di luar segmen kaya Singapura

Sebagian besar konsumen tidak membutuhkan polis asuransi besar, ujar CEO EFGH David Ng.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Hong Kong healthcare dorong kejelasan harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien tunda pengobatan akibat kekhawatiran biaya.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.